Jalur Luar Negeri

MEXT jalur Kedutaan untuk lulusan S1/S2: Research Student (S2/S3)

  • Kuliah
  • Beasiswa pemerintah Jepang (jalur Kedutaan)
  • S2
  • S3
  • Non-gelar
  • Pendanaan penuh

Jadwal tahun ini belum dicocokkan dengan pengumuman resmi

Pola tahun sebelumnya: Siklus beasiswa 2027: pendaftaran 1–22 April 2026 (sudah ditutup), hasil seleksi dokumen 8 Juni 2026, ujian tertulis Juni–Juli, wawancara Juli–Agustus, hasil akhir paling lambat Maret 2027, berangkat April atau September–Oktober 2027. Siklus berikutnya kemungkinan mengikuti pola serupa (pendaftaran sekitar April), tetapi tunggu pengumuman resmi Kedutaan.

Ada 6 hal yang perlu diwaspadai di program ini. Lihat bagian Hati-hati

Jalur Research Student lewat Kedutaan Besar Jepang di Jakarta ditujukan bagi lulusan D4, S1, atau S2 yang ingin riset atau kuliah pascasarjana (S2/S3) di Jepang. Kamu tidak perlu surat penerimaan (LoA) dari universitas Jepang saat mendaftar; LoA baru dicari setelah lolos wawancara di Indonesia. Siklus beasiswa 2027 sudah ditutup (pendaftaran 1–22 April 2026), jadi pelamar berikutnya perlu menunggu pengumuman siklus baru. Kategori lain jalur Kedutaan: S1, Kosen, dan Senshu (halaman terpisah untuk lulusan SMA/SMK), serta Teacher Training dan Japanese Studies (non-gelar) yang punya halaman sendiri di situs Kedutaan. Rekomendasi lewat universitas dibahas di halaman terpisah.

Biaya daftar:
Halaman resmi Kedutaan tidak menyebut biaya pendaftaran. Yang jelas jadi tanggunganmu: ongkos kirim berkas serta transportasi ke kota ujian dan wawancara.
Terakhir dicek:
Sumber utama:
Beasiswa MEXT Program Research Students (S2/S3) 2027 (membuka tab baru) (Kedutaan Besar Jepang di Indonesia)

Dapat apa

  • Biaya kuliah ditanggung penuh
  • Uang saku sekitar ¥143.000 (research student), ¥144.000 (S2), atau ¥145.000 (S3) per bulan
  • Tiket pesawat pulang-pergi Indonesia–Jepang
  • Biaya visa pelajar dibebaskan
  • Asrama di sebagian universitas; di universitas lain biasanya dibantu mencari tempat tinggal dengan biaya dari uang saku
  • Tanpa ikatan dinas setelah selesai
  • Masuk April 2027 (2 tahun sampai Maret 2029) atau September/Oktober 2027 (1,5 tahun). Lulus ujian masuk S2/S3 memperpanjang beasiswa menjadi 2 tahun (S2) atau 3 tahun (S3)

Cara daftar, langkah demi langkah

  1. Cek syarat dan bidang studi

    Pastikan usia, IPK, dan kelompok bidang studimu memenuhi syarat, lalu baca FAQ Research Student di situs Kedutaan karena Kedutaan tidak menjawab pertanyaan yang sudah tercakup di sana. Kamu tidak memerlukan surat penerimaan universitas Jepang pada tahap mendaftar.

    Lihat sumber (id.emb-japan.go.jp) (membuka tab baru)
  2. Siapkan sertifikat bahasa dan rencana studi

    Ambil tes bahasa yang diterima (TOEFL iBT, IELTS, TOEIC, atau JLPT N2) dengan tanggal terbit sesuai ketentuan siklus. Susun rencana bidang studi dan riset maksimal 2 halaman, dan minta surat rekomendasi dari rektor, dekan, ketua jurusan, atau dosen.

    Lihat sumber (id.emb-japan.go.jp) (membuka tab baru)
  3. Daftar secara daring

    Pada siklus 2027, registrasi daring dilakukan lewat tautan di halaman resmi Kedutaan pada 1–22 April 2026. Masuklah ke formulir hanya dari halaman Kedutaan, lalu simpan nomor ujian yang dikirim ke emailmu.

    Lihat sumber (id.emb-japan.go.jp) (membuka tab baru)
  4. Kirim tiga rangkap berkas ke Kedutaan

    Kirim semua dokumen dalam satu amplop besar dengan kode 'Research Student 2027_[nomor ujian]' di kanan atas, ke Seksi Kebudayaan dan Informasi Kedutaan di Jakarta, tiba paling lambat 22 April 2026 pukul 23.59 WIB. Jangan distaples, dijilid, atau dilubangi; cukup diklip, dianjurkan tiga klip saja (satu klip per rangkap). Dokumen harus berbahasa Inggris atau Jepang, dan terjemahan transkrip atau ijazah harus dilegalisir universitas (cap penerjemah tersumpah saja tidak cukup).

    Lihat sumber (id.emb-japan.go.jp) (membuka tab baru)
  5. Ikuti seleksi dokumen, ujian tertulis, dan wawancara

    Pelamar yang lolos dokumen mengikuti ujian tertulis bahasa Inggris dan bahasa Jepang di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, atau Makassar, lalu wawancara di Kedutaan Jakarta. Biaya perjalanan ke ujian dan wawancara tidak ditanggung.

    Lihat sumber (id.emb-japan.go.jp) (membuka tab baru)
  6. Cari surat penerimaan (LoA) dan tunggu seleksi MEXT

    Pelamar yang lolos wawancara baru diminta mencari LoA dari universitas Jepang. Punya LoA sejak awal tidak menambah peluang lolos.

    Lihat sumber (id.emb-japan.go.jp) (membuka tab baru)
  7. Persiapan berangkat

    Penerima berangkat April 2027 (semester musim semi) atau September–Oktober 2027 (semester musim gugur). Pengumuman final siklus 2027 paling lambat Maret 2027.

    Lihat sumber (id.emb-japan.go.jp) (membuka tab baru)

Hati-hati

  • Lolos ditentukan lewat seleksi dokumen, ujian, dan wawancara oleh Kedutaan, lalu seleksi oleh MEXT. Halaman resmi tidak menyebut biaya pendaftaran maupun peran perantara, jadi jangan bayar pihak mana pun yang menjanjikan 'jaminan lolos' atau 'jalur cepat'.
  • Melamar lebih dari satu kategori (Research Student, Gakubu, Kosen, dan Senshu) dalam satu siklus, atau melamar jalur Kedutaan dan jalur universitas sekaligus, membuat pelamar didiskualifikasi menurut FAQ Kedutaan.
  • Berkas yang sudah dikirim tidak akan dikembalikan, dan Kedutaan tidak memberi konfirmasi bahwa berkas sudah diterima. Simpan nomor resi kurir dan salinan semua dokumen. Dokumen yang tidak lengkap atau tidak terbaca tidak diproses.
Lihat 3 peringatan lain
  • Sertifikat tes bahasa yang ditolak antara lain Duolingo, TOEFL Like, TOEFL Prediction, NAT-TEST, dan J-TEST (aturan siklus 2027). Cek dulu penerbit dan tanggal terbitnya.
  • Biaya ujian masuk S2/S3 yang dijalani sebelum tiba di Jepang tidak selalu ditanggung beasiswa, dan biaya keluarga yang ikut (tiket, visa, hidup) tidak ditanggung (FAQ Kedutaan).
  • Jadwal bisa bergeser. Kedutaan meminta pelamar membuka halamannya secara berkala.

Checklist dokumen

0 dari 11 dokumen sudah siap

Centangan hanya disimpan di browser ini, tidak dikirim ke mana pun.

Syarat

Pendidikan terakhir
Minimal lulus S1
Usia
Maksimal 34 tahun
Sertifikat bahasa
Bila ada, rinciannya tertulis di syarat lainnya di bawah.

Syarat lainnya

  • Lulusan D4, S1, atau S2 dengan bidang studi yang dipilih berada dalam kelompok ilmu yang sama dengan studi sebelumnya
  • Usia maksimal 34 tahun pada 1 April 2027, artinya lahir pada atau setelah 2 April 1992 (untuk siklus 2027; angkanya bergeser tiap siklus, dan batas usia tidak bisa dikecualikan)
  • IPK akhir minimal 3,2
  • Sertifikat bahasa (salah satu): TOEFL iBT 72 (hanya ETS), IELTS 5,5 (Cambridge, British Council, IALF, atau IDP), TOEIC L&R 785 atau TOEIC S&W 310 (hanya ETS), atau JLPT N2. Sertifikat harus terbit Juli 2024 atau sesudahnya; Duolingo, TOEFL Like, TOEFL Prediction, NAT-TEST, dan J-TEST tidak diterima (aturan siklus 2027)
  • Sehat jasmani dan rohani, tertarik pada bahasa dan budaya Jepang, serta punya motivasi jelas untuk meneliti di Jepang
  • WNI di mana pun bisa mendaftar selama memenuhi syarat; pemegang kewarganegaraan ganda harus melepas kewarganegaraan Jepang sebelum berangkat
  • Mantan penerima program MEXT seperti Research Student atau Gakubu harus punya pengalaman kerja minimal tiga tahun untuk mendaftar lagi
  • Ada kondisi yang membuat pelamar tidak memenuhi syarat; daftarnya ada di berkas PDF pada halaman resmi Kedutaan

Linimasa biasanya

Biasanya dibuka sekitar: April

Status terkini ada di bagian atas halaman. Tanggal pasti selalu mengikuti pengumuman resmi tiap siklus.

Sumber resmi

Panduan terkait