Jalur Luar Negeri

Jepang

Dari Indonesia, Jepang bisa dimasuki lewat dua pintu besar. Untuk kuliah, ada beasiswa pemerintah Jepang (MEXT) yang dilamar lewat Kedutaan Besar Jepang di Jakarta atau lewat rekomendasi universitas di Jepang, ditambah bantuan JASSO yang hampir selalu diajukan oleh kampus, bukan oleh perorangan. Untuk kerja, jalur yang berlaku per 25 Oktober 2026 adalah visa Specified Skilled Worker (SSW, Tokutei Ginou) dan program G to G perawat/careworker (EPA), sedangkan magang teknis (Ginou Jisshu) akan digantikan skema baru Ikusei Shuro (Employment for Skill Development) yang berlaku mulai 1 April 2027. Halaman-halaman di bawah merangkum cara daftar langkah demi langkah, dengan sumber resmi di tiap halaman.

Hati-hati

  • Skema magang sedang berganti. Menurut Badan Imigrasi Jepang (ISA), skema pengganti Ikusei Shuro mulai berlaku 1 April 2027, dan perpindahan dari magang teknis ke skema baru tidak diizinkan. Informasi lama yang menyebut magang teknis sebagai jalur tetap bisa menyesatkan, jadi cek halaman program ini dan sumber ISA sebelum membayar apa pun.
  • Jalur kerja resmi tidak meminta uang jaminan dan tidak memakai kontrak yang memuat denda. Kedutaan Jepang dan Kementerian Luar Negeri Jepang menyebut keduanya sebagai hal yang harus ditolak dalam proses SSW. Pahami semua biaya yang memang jadi tanggunganmu sebelum menandatangani dokumen apa pun.
  • Sebelum menyetor uang ke LPK atau lembaga pengirim, cek namanya di daftar lembaga pengirim Indonesia yang diterbitkan Organization for Technical Intern Training (OTIT). Per 25 Oktober 2026, OTIT menandai daftar Indonesia untuk skema baru sebagai sementara (belum disahkan), jadi nama yang tercantum di sana belum berarti lembaganya sudah dinyatakan resmi untuk skema baru.
Lihat 2 peringatan lain
  • Beasiswa pemerintah Jepang (MEXT) punya dua jalur yang terpisah: Kedutaan dan universitas. Untuk jalur universitas, Kedutaan menegaskan lamaran dikirim langsung ke universitas, bukan lewat Kedutaan. Melamar jalur Kedutaan untuk riset dan jalur universitas bersamaan membuat pelamar didiskualifikasi menurut FAQ Kedutaan.
  • Pastikan visa dan jenis pekerjaanmu sesuai sebelum berangkat. Profil Jepang di SISKOP2MI (datanya lama) mencatat WNI yang kedapatan bekerja di bidang hiburan dengan visa turis, dan mengingatkan pembaca untuk memeriksa pekerjaan serta visa sebelum bepergian.

Kuliah

  • Beasiswa JASSO (diajukan lewat kampus): Honors Scholarship dan Student Exchange Support

    • Jepang
    • Kuliah
    • S1
    • S2
    • S3
    • Vokasi
    • Non-gelar
    • Pendanaan sebagian

    JASSO adalah lembaga pemerintah Jepang untuk mahasiswa, dan sebagian besar beasiswanya tidak bisa dilamar sendiri oleh orang dari Indonesia. Dua yang paling relevan: Monbukagakusho Honors Scholarship untuk mahasiswa asing yang biaya kuliahnya ditanggung sendiri (¥48.000 per bulan menurut JASSO; ¥30.000 untuk sekolah bahasa Jepang), dan Student Exchange Support Program untuk mahasiswa pertukaran jangka pendek (¥80.000 per bulan). Keduanya diajukan lewat kampus. Jadi alurnya: diterima dulu di kampus Jepang atau lolos pertukaran dari kampusmu, lalu tanyakan ke kantor urusan internasional kampus. Ada satu pengecualian cara: calon mahasiswa yang ikut Reservation Program (jalur pra-kedatangan) menandai pilihannya saat mendaftar, tetapi sekolahnya pun tetap yang mengajukan ke JASSO.

    Belum ada tanggal pendaftaran yang kami pastikanCara dan waktu pengajuan ada di halaman program.

    Terakhir dicek

  • MEXT jalur Kedutaan untuk lulusan SMA/SMK: S1, Kosen, dan Senshu

    • Jepang
    • Kuliah
    • S1
    • Vokasi
    • Pendanaan penuh

    Beasiswa pemerintah Jepang (MEXT) lewat Kedutaan Besar Jepang di Jakarta punya beberapa kategori. Halaman ini membahas tiga kategori untuk lulusan SMA/SMK: S1 (Gakubu), College of Technology (Kosen), dan Specialized Training College (Senshu, jalur vokasi). Semuanya diawali satu tahun sekolah persiapan di Jepang. Kategori untuk lulusan S1/S2 ada di halaman MEXT Research Student, sedangkan Teacher Training dan Japanese Studies (non-gelar) punya halaman sendiri di situs Kedutaan dan terakhir dibuka Desember 2025 sampai Januari 2026. Siklus beasiswa 2027 sudah ditutup (April sampai awal Mei 2026), jadi pelamar berikutnya perlu menunggu pengumuman siklus baru. Jalur lewat rekomendasi universitas dibahas di halaman terpisah.

    Jadwal tahun ini belum dicocokkan dengan pengumuman resmiBiasanya dibuka sekitar April dan Mei.

    Terakhir dicek

  • MEXT jalur Kedutaan untuk lulusan S1/S2: Research Student (S2/S3)

    • Jepang
    • Kuliah
    • S2
    • S3
    • Non-gelar
    • Pendanaan penuh

    Jalur Research Student lewat Kedutaan Besar Jepang di Jakarta ditujukan bagi lulusan D4, S1, atau S2 yang ingin riset atau kuliah pascasarjana (S2/S3) di Jepang. Kamu tidak perlu surat penerimaan (LoA) dari universitas Jepang saat mendaftar; LoA baru dicari setelah lolos wawancara di Indonesia. Siklus beasiswa 2027 sudah ditutup (pendaftaran 1–22 April 2026), jadi pelamar berikutnya perlu menunggu pengumuman siklus baru. Kategori lain jalur Kedutaan: S1, Kosen, dan Senshu (halaman terpisah untuk lulusan SMA/SMK), serta Teacher Training dan Japanese Studies (non-gelar) yang punya halaman sendiri di situs Kedutaan. Rekomendasi lewat universitas dibahas di halaman terpisah.

    Jadwal tahun ini belum dicocokkan dengan pengumuman resmiBiasanya dibuka sekitar April.

    Terakhir dicek

  • MEXT jalur rekomendasi universitas (University Recommendation)

    • Jepang
    • Kuliah
    • Vokasi
    • S1
    • S2
    • S3
    • Non-gelar
    • Pendanaan penuh

    Selain lewat Kedutaan, beasiswa pemerintah Jepang (MEXT) juga bisa didapat lewat universitas di Jepang yang disetujui MEXT untuk menyeleksi dan merekomendasikan calon sendiri. Kamu melamar langsung ke universitas itu, bukan ke Kedutaan. Halaman Kedutaan membahas jalur ini untuk Research Student (calon S2/S3 atau peneliti). Menurut Study in Japan, jalur universitas juga tersedia untuk S1, Japanese Studies, dan Kosen, tetapi tidak semua universitas membukanya, jadi syarat dan kuotanya harus dicek per universitas. Karena tiap universitas punya aturan sendiri (termasuk batas usia dan pendidikan), halaman ini lebih berupa peta jalan daripada daftar syarat tunggal, dan filter pemilih sengaja dibuat longgar.

    Belum ada tanggal pendaftaran yang kami pastikanCara dan waktu pengajuan ada di halaman program.

    Terakhir dicek

Kerja

  • EPA Jepang untuk perawat dan careworker (program G to G)

    • Jepang
    • Kerja

    EPA adalah jalur resmi pemerintah ke pemerintah (G to G) bagi perawat (kangoshi) dan careworker (kaigofukushishi) Indonesia, di bawah perjanjian ekonomi Indonesia-Jepang (IJEPA). Direktorat Penempatan Pemerintah Kementerian P2MI/BP2MI membuka pendaftaran tiap batch lewat akun SISKOP2MI, lalu JICWELS (lembaga Jepang pelaksana program) mewawancarai kandidat dan mencocokkannya dengan rumah sakit atau panti di Jepang. Syarat di halaman ini mengikuti Batch XX (pendaftaran 1 Februari–28 Mei 2026, penempatan 2027), batch terbaru yang pengumumannya ada di situs KP2MI; pendaftarannya sudah ditutup. Per 28 Oktober 2026, daftar pengumuman G to G Jepang di kp2mi.go.id belum memuat pendaftaran batch berikutnya. Syarat tiap batch bisa berbeda (batas usia, tanggal acuan pengalaman kerja, dokumen), jadi buka daftar pengumuman itu sebelum menyiapkan berkas. Panduan JICWELS tahun fiskal 2027 yang dikutip di sini adalah dokumen berbahasa Jepang untuk institusi penerima; kandidat mengikuti pengumuman KP2MI.

    Jadwal tahun ini belum dicocokkan dengan pengumuman resmiBiasanya dibuka sekitar Februari, Maret, April, dan Mei.

    Terakhir dicek

  • Magang teknis (Ginou Jisshu) dan penggantinya, Ikusei Shuro

    • Jepang
    • Kerja
    • Belum bisa dipastikan

    Status per 25 Oktober 2026: magang teknis (Ginou Jisshu) masih berlaku, tetapi akan digantikan oleh Employment for Skill Development (Ikusei Shuro) yang mulai berlaku 1 April 2027 menurut Badan Imigrasi Jepang (ISA). Pada prinsipnya skema baru hanya menerima pekerja dari negara yang punya nota kerja sama (MOC) dengan Jepang. Di halaman OTIT, Indonesia belum masuk daftar MOC skema baru dan daftar lembaga pengirim Indonesia untuk skema baru masih berstatus sementara. Karena prosedur resmi sisi Indonesia untuk skema baru belum bisa dipastikan dari sumber resmi, halaman ini ditandai belum pasti dan lebih menjelaskan apa yang sedang berubah serta cara menjaga diri dari jalur tidak resmi.

    Belum ada tanggal pendaftaran yang kami pastikanCara dan waktu pengajuan ada di halaman program.

    Terakhir dicek

  • Specified Skilled Worker (SSW / Tokutei Ginou) ke Jepang

    • Jepang
    • Kerja

    SSW (Tokutei Ginou) adalah status tinggal di Jepang untuk orang asing yang bekerja di bidang industri yang kekurangan tenaga. Untuk SSW(i) kamu harus lulus ujian keterampilan sesuai bidang dan ujian bahasa Jepang (JFT-Basic atau JLPT N4 ke atas), lalu menandatangani kontrak dengan perusahaan penerima di Jepang. Perusahaan itulah yang mengurus Certificate of Eligibility (CoE), kemudian kamu mengajukan visa dari Indonesia. Pemagang teknis nomor 2 yang menyelesaikan programnya mendapat pengecualian ujian dengan ketentuan tertentu. Pedoman operasional ISA edisi Oktober 2026 mencantumkan 19 bidang industri; banyak halaman lain masih memuat daftar lama.

    Belum ada tanggal pendaftaran yang kami pastikanCara dan waktu pengajuan ada di halaman program.

    Terakhir dicek

Ada juga program lintas negara yang tujuannya tidak terikat satu negara: IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) (belum bisa dipastikan), LPDP Kriteria Afirmasi (Putra-Putri Papua, Daerah Afirmasi, Prasejahtera, Penyandang Disabilitas), LPDP Beasiswa Akselerasi Magister (mahasiswa S1 ke S2 luar negeri), LPDP Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan (S2/S3), LPDP Beasiswa SHARE (S2/S3, kriteria Umum dan CPNS/PNS/TNI/POLRI), dan LPDP Beasiswa STEM Industri Strategis (S2/S3, kriteria Umum dan CPNS/PNS/TNI/POLRI). Cek di halaman masing-masing apakah kampus atau negara tujuanmu termasuk.

Sumber resmi