Jalur Luar Negeri

Malaysia International Scholarship (MIS)

  • Kuliah
  • Beasiswa pemerintah Malaysia (Kementerian Pendidikan Tinggi) untuk S2/S3
  • S2
  • S3

Belum ada tanggal pendaftaran yang kami pastikan

Pola tahun sebelumnya: Tidak ada pola bulan yang tetap. Pengumuman USM yang merujuk MIS menyebut pendaftaran siklus 2026/2027 pada 4 Maret sampai 3 April 2026 dan batas akhir siklus 2025 pada 30 Juni 2025. Siklus 2026/2027 sudah ditutup dan pengecekan status berlangsung 8 Oktober sampai 31 Desember 2026. Jadwal siklus berikutnya belum diumumkan.

Ada 6 hal yang perlu diwaspadai di program ini. Lihat bagian Hati-hati

MIS adalah beasiswa pemerintah Malaysia lewat Kementerian Pendidikan Tinggi (MOHE) untuk lulusan dari negara penerima yang ingin kuliah S2 atau S3 penuh waktu di Malaysia; Indonesia ada dalam daftar negara penerima di pedoman 2026. Pendaftaran tahun akademik 2026/2027 sudah ditutup, dan MOHE membuka masa pengecekan status pendaftaran 8 Oktober sampai 31 Desember 2026. Jadwal siklus berikutnya belum diumumkan, jadi pantau halaman resmi MIS dan baca pedoman tahun yang berlaku sebelum menyiapkan berkas.

Biaya daftar:
Biaya pendaftaran tidak tercantum di halaman MIS maupun pedoman MIS 2026. Pendaftaran dilakukan lewat sistem daring resmi MOHE.
Terakhir dicek:

Dapat apa

  • Biaya kuliah selama masa penajaan dibayarkan langsung ke universitas (menurut pedoman MIS 2026)
  • Tunjangan hidup RM1.500 per bulan menurut pedoman MIS 2026, dibayarkan setiap empat bulan
  • Berlaku untuk studi di universitas negeri Malaysia dan institusi pendidikan tinggi swasta tertentu yang masuk daftar MIS

Cara daftar, langkah demi langkah

  1. Cek apakah kamu memenuhi syarat dan apakah siklus sedang dibuka

    Buka halaman resmi MIS untuk melihat status siklus. Per 25 Oktober 2026 siklus 2026/2027 sudah ditutup, jadi manfaatkan waktu untuk membaca pedoman terbaru dan mencocokkan usia, IPK, serta bukti bahasa Inggris dengan syaratnya. Ingat batas usia berbeda antara S2 dan S3.

    Lihat sumber (biasiswa.mohe.gov.my) (membuka tab baru)
  2. Baca pedoman MIS tahun yang berlaku dan pilih program studi

    Pedoman memuat daftar negara penerima, daftar institusi yang didukung MIS, syarat, manfaat, dan ketentuan. Pilih program S2 atau S3 di institusi yang tercantum, dan siapkan topik riset bila kamu memilih jalur riset atau S3.

    Lihat sumber (biasiswa.mohe.gov.my) (membuka tab baru)
  3. Siapkan dokumen dalam format PDF

    Pedoman meminta salinan paspor yang disahkan (certified) dengan masa berlaku minimal 6 bulan, transkrip akademik yang disahkan, bukti bahasa Inggris, surat rekomendasi dari dua orang referee, CV, dan proposal riset untuk jalur riset atau S3. Dokumen yang bukan berbahasa Inggris perlu terjemahan yang disahkan (certified). Surat penerimaan dari universitas Malaysia dilampirkan bila kamu sudah diterima.

    Lihat sumber (biasiswa.mohe.gov.my) (membuka tab baru)
  4. Isi formulir dan unggah dokumen di sistem daring MIS saat siklus dibuka

    Pendaftaran dilakukan lewat sistem aplikasi daring MOHE yang ditautkan dari halaman resmi MIS. Lengkapi formulir dan unggah semua berkas wajib dalam bentuk PDF.

    Lihat sumber (biasiswa.mohe.gov.my) (membuka tab baru)
  5. Pantau status pendaftaran di situs resmi

    Untuk siklus 2026/2027, MOHE menyatakan pelamar bisa mengecek status dan tawaran beasiswa di situs MIS pada 8 Oktober sampai 31 Desember 2026. Lakukan hal yang sama di siklus berikutnya sesuai pengumuman.

    Lihat sumber (biasiswa.mohe.gov.my) (membuka tab baru)
  6. Setelah lolos, urus penerimaan di universitas dan Student Pass lewat EMGS

    Pedoman menegaskan penerima sendiri yang bertanggung jawab mengurus visa masuk, termasuk pemeriksaan kesehatan. Student Pass (visa pelajar) Malaysia diproses lewat Education Malaysia Global Services (EMGS), badan di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Situs EMGS memuat daftar dokumen, kalkulator biaya, dan panduan pemeriksaan kesehatan; institusi bisa meminta dokumen itu darimu bila pengajuan lewat institusi.

    Lihat sumber (visa.educationmalaysia.gov.my) (membuka tab baru)
  7. Mulai kuliah penuh waktu dan patuhi ketentuan beasiswa

    Penerima wajib kuliah penuh waktu. Pedoman memuat bagian Terms and Condition tentang perubahan program, kemajuan studi, dan pekerjaan sambil kuliah; baca bagian itu sebelum menerima tawaran.

    Lihat sumber (biasiswa.mohe.gov.my) (membuka tab baru)

Hati-hati

  • Pintu pendaftaran yang tertulis di halaman resmi adalah sistem aplikasi daring MOHE yang ditautkan dari biasiswa.mohe.gov.my. Pastikan kamu membukanya dari halaman itu, bukan dari tautan kiriman pihak lain.
  • Siklus 2026/2027 sudah ditutup menurut halaman resmi MIS. Informasi yang masih menyebut MIS 'dibuka' perlu kamu cocokkan dengan halaman biasiswa.mohe.gov.my.
  • Jadwal MIS berubah dari tahun ke tahun. Untuk 2026/2027, pengumuman USM yang merujuk MIS menyebut pendaftaran 4 Maret sampai 3 April 2026, sedangkan untuk 2025 pengumuman USM menyebut batas akhir 30 Juni 2025. Jangan mengandalkan pola bulan; tunggu pengumuman resmi MOHE.
Lihat 3 peringatan lain
  • Pedoman yang kamu pakai harus pedoman tahun siklus yang sedang berjalan. Nama berkasnya memuat tahun (per 25 Oktober 2026: MIS 2026), dan daftar negara, institusi, serta nominal tunjangan bisa berubah.
  • Beasiswa tidak menjamin visa. Mengurus visa masuk dan pemeriksaan kesehatan adalah tanggung jawab penerima; Student Pass diproses lewat EMGS.
  • Tunjangan hidup dibayarkan setiap empat bulan sekali menurut pedoman 2026, bukan tiap bulan; rencanakan keuanganmu sesuai jadwal itu.

Checklist dokumen

0 dari 9 dokumen sudah siap

Centangan hanya disimpan di browser ini, tidak dikirim ke mana pun.

Syarat

Pendidikan terakhir
Minimal lulus S1
Usia
Maksimal 45 tahun
Sertifikat bahasa
Bila ada, rinciannya tertulis di syarat lainnya di bawah.

Syarat lainnya

  • Warga negara dari negara penerima MIS 2026 (Indonesia termasuk dalam daftar ASEAN di pedoman)
  • Berencana kuliah S2/S3 penuh waktu di Malaysia, atau sedang kuliah pascasarjana penuh waktu di universitas negeri atau institusi swasta yang didukung MIS, dengan sisa studi minimal dua semester (pedoman MIS 2026, bagian Who Can Apply)
  • Batas usia saat mendaftar: maksimal 40 tahun untuk S2 dan maksimal 45 tahun untuk S3. Kolom usia maksimal di halaman ini memakai angka 45 agar pendaftar S3 tidak tersaring; pendaftar S2 tetap tunduk pada batas 40
  • S2: IPK minimal 3,00 atau setara Second Class Upper (Honours) di jenjang S1. S3: IPK minimal 3,00 atau hasil sangat baik di jenjang S2 pada bidang yang relevan dengan rencana S3 (S3 butuh ijazah S2, S2 butuh ijazah S1)
  • Kemampuan bahasa Inggris dibuktikan dengan salah satu: IELTS band 6,0 atau lebih, TOEFL PBT 550 atau lebih (atau skor setara pada tes TOEFL lain), atau ijazah sebelumnya yang diajarkan dalam bahasa Inggris disertai pernyataan resmi dari universitas. Karena ada alternatif tanpa sertifikat tes, kolom bahasa saat daftar dikosongkan
  • Pelamar S2 jalur riset dan S3 wajib menyerahkan proposal riset minimal 1.000 kata yang relevan dengan bidang yang dituju
  • Penerima wajib kuliah penuh waktu dan mengurus visa serta pemeriksaan kesehatan untuk masuk Malaysia sendiri; beasiswa tidak menjamin visa

Linimasa biasanya

Status terkini ada di bagian atas halaman. Waktu dan cara pengajuan mengikuti ketentuan di sumber resmi.

Sumber resmi

Panduan terkait